Mengenal Pasir Mandala dari Tibet

Tibet dikenal dengan karya seni penuh warna yang melibatkan dewa Buddha, tokoh Buddha, dan aspek filosofi Buddhis. Siapapun yang bahkan sangat akrab dengan budaya Tibet akan akrab dengan satu jenis karya seni tertentu – Mandala Pasir. Mandala pada dasarnya adalah simbol spiritual yang menggambarkan alam semesta dan kosmos. Ini umumnya merupakan pola geometris yang mewakili alam semesta secara metaforis.

Pasir MandalaPasir Mandala

Mandala sangat umum dalam budaya Tibet di mana mereka mewakili berbagai filosofi yang ditemukan dalam Buddhisme Tibet seperti struktur Alam Semesta, Kebijaksanaan dan Ketidakkekalan, Sifat Pencerahan, dll. Mandala Tibet selalu dibuat menggunakan pasir berwarna maka nama Mandala Pasir. Untuk pelancong yang mengunjungi Tibet untuk pertama kalinya, memahami makna dan filosofi Mandala Pasir akan membuat pengalaman melihat satu di dunia nyata menjadi pengalaman yang mendalam.

Pembawa Artistik dan Filosofis Buddhisme Tibet
Mandala Pasir atau Dul-Tson-Kyil-Khor (Mandala bubuk berwarna) seperti yang dikenal di Tibet, adalah bentuk seni kuno Buddhisme Tibet. Buddhisme Tibet memiliki banyak bentuk seni yang berwarna-warni seperti lukisan Thangkas, patung Mentega dan Mandala Pasir. Seperti semua bentuk seni lainnya di Tibet, mandala pasir diasosiasikan dengan budaya Buddhis dan filosofi Buddhis.

Mandala kaya akan simbolisme dan filosofi. Sebelum seorang bhikkhu membuat mandala apa pun, ia terlebih dahulu dididik dalam filosofi di baliknya. Karena mandala sangat kaya akan simbolisme, tindakan menciptakan mandala itu sendiri diyakini suci. Secara keseluruhan mandala biasanya mewakili alam semesta. Itu juga dapat mewakili berbagai hal lain seperti pikiran Tercerahkan, Kebijaksanaan dan Ketidakkekalan, dll.

Leave a Comment

Your email address will not be published.